News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Google Glass Tak Akan Disambut Meriah
Selasa,2013-04-09,15:14:45
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Google Glass, perangkat kacamata pintar besutan Google tengah menjadi buah bibir di Amerika Serikat, khususnya di kalangan penggandrung gadget dan teknologi. Kabarnya, kacamata canggih ini akan mulai tersedia pada akhir tahun 2013.
Bagi yang belum tahu, Google Glass terdiri dari layar kecil yang terletak pada bingkai yang menyerupai kacamata. Layar kecil itu akan terhubung dengan kamera, mikrofon, dan speaker. Selain itu, kacamata ini bisa mengakses internet menggunakan Wi-Fi.
Hanya dengan menggunakan jari dan suara, Anda sudah bisa mengambil gambar, merekam video, melakukan video chatting atau voice chatting, mengirim pesan, dan melakukan pencarian di mesin pencari Google. (Klik juga Begini Rasanya Pakai Google Glass)
Namun, kecanggihan yang ada di Google Glass tidak akan bisa digunakan di beberapa tempat. Pengambilan gambar dan merekam video tidak bisa dilakukan sembarangan di tempat-tempat umum, seperti di klub malam, kasino, dan bioskop.
Menurut Peter Feinstein, manajer klub Sapphire Gentlemen di Las Vegas, pengambilan gambar dan merekam video di dalam klub telah dilarang selama bertahun-tahun.
""Tentu kami akan melarang penggunaan Google Glass di dalam klub,"" kata Feinstein, dilansir NBC News, Selasa 9 April 2013.
Di dalam sebuah kasino, Google Glass pun tidak akan mendapat tempat. Di MGM Resorts, misalnya. Menurut juru bicara kasino tersebut, petugas keamanan akan mengamankan seseorang jika diketahui mengambil gambar di dalam kasino, karena mengganggu privasi seseorang.
""Produk Google Glass bukanlah hal baru sebagai alat perekam dan pengambil gambar secara diam-diam. Selama bertahun-tahun kami sudah sering menemui alat perekam berbentuk lipstik dan pulpen,"" kata juru bicara MGM Resorts.
Sementara itu, bagaimana di dalam bioskop? Tentu saja, semua bioskop di dunia melarang penggunaan alat perekam video dan pengambilan gambar ketika film sedang diputar karena melanggar hak cipta.
""Di setiap fasilitas Entertainment Group Regal di berbagai negara, kami memiliki peraturan yang tidak mengizinkan penggunaan alat perekam, meliputi kamera, perekam video, perekam suara,"" ujar juru bicara Regal Cinema.
Selain itu, masih banyak tempat-tempat umum yang melarang penggunaan alat perekam seperti kamar loker, toilet umum, taman bermain, dan lainnya.
""Penggunaan Google Glass di tempat-tempat umum, sangat rentan terhadap tindakan seksual. Anda tidak akan ketahuan merekam sesuatu, karena tidak memegang camcorder,"" kata Drew Donofrio, seorang detektif swasta yang telah 12 tahun bekerja di kejahatan komputer.
"
Bagi yang belum tahu, Google Glass terdiri dari layar kecil yang terletak pada bingkai yang menyerupai kacamata. Layar kecil itu akan terhubung dengan kamera, mikrofon, dan speaker. Selain itu, kacamata ini bisa mengakses internet menggunakan Wi-Fi.
Hanya dengan menggunakan jari dan suara, Anda sudah bisa mengambil gambar, merekam video, melakukan video chatting atau voice chatting, mengirim pesan, dan melakukan pencarian di mesin pencari Google. (Klik juga Begini Rasanya Pakai Google Glass)
Namun, kecanggihan yang ada di Google Glass tidak akan bisa digunakan di beberapa tempat. Pengambilan gambar dan merekam video tidak bisa dilakukan sembarangan di tempat-tempat umum, seperti di klub malam, kasino, dan bioskop.
Menurut Peter Feinstein, manajer klub Sapphire Gentlemen di Las Vegas, pengambilan gambar dan merekam video di dalam klub telah dilarang selama bertahun-tahun.
""Tentu kami akan melarang penggunaan Google Glass di dalam klub,"" kata Feinstein, dilansir NBC News, Selasa 9 April 2013.
Di dalam sebuah kasino, Google Glass pun tidak akan mendapat tempat. Di MGM Resorts, misalnya. Menurut juru bicara kasino tersebut, petugas keamanan akan mengamankan seseorang jika diketahui mengambil gambar di dalam kasino, karena mengganggu privasi seseorang.
""Produk Google Glass bukanlah hal baru sebagai alat perekam dan pengambil gambar secara diam-diam. Selama bertahun-tahun kami sudah sering menemui alat perekam berbentuk lipstik dan pulpen,"" kata juru bicara MGM Resorts.
Sementara itu, bagaimana di dalam bioskop? Tentu saja, semua bioskop di dunia melarang penggunaan alat perekam video dan pengambilan gambar ketika film sedang diputar karena melanggar hak cipta.
""Di setiap fasilitas Entertainment Group Regal di berbagai negara, kami memiliki peraturan yang tidak mengizinkan penggunaan alat perekam, meliputi kamera, perekam video, perekam suara,"" ujar juru bicara Regal Cinema.
""Penggunaan Google Glass di tempat-tempat umum, sangat rentan terhadap tindakan seksual. Anda tidak akan ketahuan merekam sesuatu, karena tidak memegang camcorder,"" kata Drew Donofrio, seorang detektif swasta yang telah 12 tahun bekerja di kejahatan komputer.
"
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





