News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
"Butuh Konten Berita, Apple Gandeng Yahoo"
Jumat,2013-04-12,16:39:05
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Dua perusahaan teknologi yang berkantor pusat di Silicon Valley, Yahoo dan Apple, dikabarkan sedang menjajaki kerja sama dalam pembuatan beberapa layanan ekslusif untuk iPhone dan iPad.
Seperti disiarkan Los Angeles Times, 12 April 2013, kedua perusahaan sedang membahas untuk menyuguhkan konten berita yang akan dimuat di perangkat Apple. Selain itu, kerja sama ini juga akan memperkuat fitur Siri dalam pencarian berita melalui perintah suara.
Tampaknya Yahoo sedang mengikuti jejak pesaingnya, Google, dalam hal membangun ekosistem perangkat seluler. Seperti diketahui, Google sedang getol-getolnya membangun ekosistem dengan sistem operasi Android besutannya.
Chief Executive Yahoo Marissa Mayer mengatakan, prioritas utama dari kerja sama ini adalah memperluas jejak Yahoo pada perangkat bergerak. ""Yahoo harus tumbuh bersama para pengguna ponsel untuk meningkatkan pendapatan,"" kata Mayer.
Sementara, menurut Colin Gillis, analis BGC Partners, pembicaraan yang dilakukan oleh Apple dan Yahoo menandai hubungan yang buruk antara Apple dan Google.
""Kerja sama ini akan berpengaruh pada pendapatan kedua perusahaan, tapi tidak akan memecahkan masalah yang diderita oleh Yahoo,"" kata Gillis.
Saat ini, Apple terus bergerak maju dalam menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan. ""Kita lihat saja, apakah Apple akan membuat layanan yang menguntungkan atau merugikan para penggunanya,"" ujar Gillis.
Hingga kini, diskusi Apple dan Yahoo masih berlangsung. Kemungkinan wujud kerja sama ini akan hadir dalam bentuk aplikasi ekslusif. Namun, belum diketahui secara pasti kapan aplikasi itu diluncurkan. "
Seperti disiarkan Los Angeles Times, 12 April 2013, kedua perusahaan sedang membahas untuk menyuguhkan konten berita yang akan dimuat di perangkat Apple. Selain itu, kerja sama ini juga akan memperkuat fitur Siri dalam pencarian berita melalui perintah suara.
Tampaknya Yahoo sedang mengikuti jejak pesaingnya, Google, dalam hal membangun ekosistem perangkat seluler. Seperti diketahui, Google sedang getol-getolnya membangun ekosistem dengan sistem operasi Android besutannya.
Chief Executive Yahoo Marissa Mayer mengatakan, prioritas utama dari kerja sama ini adalah memperluas jejak Yahoo pada perangkat bergerak. ""Yahoo harus tumbuh bersama para pengguna ponsel untuk meningkatkan pendapatan,"" kata Mayer.
Sementara, menurut Colin Gillis, analis BGC Partners, pembicaraan yang dilakukan oleh Apple dan Yahoo menandai hubungan yang buruk antara Apple dan Google.
""Kerja sama ini akan berpengaruh pada pendapatan kedua perusahaan, tapi tidak akan memecahkan masalah yang diderita oleh Yahoo,"" kata Gillis.
Saat ini, Apple terus bergerak maju dalam menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan. ""Kita lihat saja, apakah Apple akan membuat layanan yang menguntungkan atau merugikan para penggunanya,"" ujar Gillis.
Hingga kini, diskusi Apple dan Yahoo masih berlangsung. Kemungkinan wujud kerja sama ini akan hadir dalam bentuk aplikasi ekslusif. Namun, belum diketahui secara pasti kapan aplikasi itu diluncurkan. "
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





