News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Aplikasi Musik Twitter Diluncurkan Jumat
Jumat,2013-04-12,11:29:36

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Situs media jejaring sosial Twitter akan meluncurkan aplikasi musik yang terintegrasi, We Are Hunted, Jumat waktu setempat, demikian dilaporkan All Things D.
Sumber anonim lain situs media digital itu juga menyebut aplikasi musik di Twitter akan diluncurkan pada akhir pekan pada Festival Seni dan Musik Coachella.
Aplikasi We Are Hunted menawarkan daftar lagu-lagu dan artis kepada pengguna Twitter berdasarkan sinyal-sinyal personal dari pesan-pesan yang diunggah di lini masa.
Pengguna dapat mendengarkan musik di aplikasi itu menggunakan layanan pihak ketiga seperti iTunes, Soundcloud selain video klip yang disediakan Vevo.
Di akun @twittercomms, situs mikroblog itu telah menyambut layanan terakuisisi We Are Hunted. Di sisi lain, pengelola We Are Hunted menyebut layanan musik mereka di situs wearehunted.com telah ditutup.
Sebelumnya, situs Facebook telah mempunyai layanan aplikasi musik terintegras, Spotify, yang ada di kanal Facebook News Feed. "
Sumber anonim lain situs media digital itu juga menyebut aplikasi musik di Twitter akan diluncurkan pada akhir pekan pada Festival Seni dan Musik Coachella.
Aplikasi We Are Hunted menawarkan daftar lagu-lagu dan artis kepada pengguna Twitter berdasarkan sinyal-sinyal personal dari pesan-pesan yang diunggah di lini masa.
Pengguna dapat mendengarkan musik di aplikasi itu menggunakan layanan pihak ketiga seperti iTunes, Soundcloud selain video klip yang disediakan Vevo.
Di akun @twittercomms, situs mikroblog itu telah menyambut layanan terakuisisi We Are Hunted. Di sisi lain, pengelola We Are Hunted menyebut layanan musik mereka di situs wearehunted.com telah ditutup.
Sebelumnya, situs Facebook telah mempunyai layanan aplikasi musik terintegras, Spotify, yang ada di kanal Facebook News Feed. "
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





