News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
"BBM di Android dan iOS, BlackBerry Bunuh Diri?"
Sabtu,2013-07-06,09:20:30
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - BlackBerry Messenger (BBM) telah diumumkan akan hadir di platform Android dan iOS. Rencana itu akan menyemarakkan peta persaingan pesan instan, di mana BBM mau tidak mau akan berhadapan dengan WhatsApp, LINE, KakaoTalk, WeChat, Viber, dan semacamnya.
Meski ditunggu-tunggu, sejumlah pengguna BlackBerry berpikir, kehadiran BBM di Android dan iOS malah buruk. Mengapa?
Mereka berpendapat, hadirnya BBM di kedua platform itu malah dapat merugikan pendapatan BlackBerry. Beberapa analis pun berpikir demikian.
""Jika seseorang bisa mendapatkan BBM di Android dan iPhone, jadi manfaat apa yang didapat jika memakai ponsel Blackberry?"" tanya salah satu pembaca.
Ditambah lagi, saat ini, fakta menunjukkan banyak pemilik BlackBerry yang juga menggunakan WhatsApp. Sehingga, pengguna BBM tidak punya kebutuhan untuk mencoba BBM di Android maupun iPhone.
Namun, pembaca lain menyambut baik langkah BlackBerry. Fitur BBM di platform lain akan lebih baik karena layanan BBM menggunakan PIN sebagai identitas, bukan nomor ponsel, seperti LINE, WhatsApp, atau lainnya. ""Tentu lebih privat. Dan, selain itu, BBM jauh lebih cepat update,"" katanya.
Sampai saat ini, belum jelas kapan BBM akan ""mendarat"" di perangkat Android dan iOS, dan berapa biaya yang akan dikenakan untuk berlangganan BBM."
Meski ditunggu-tunggu, sejumlah pengguna BlackBerry berpikir, kehadiran BBM di Android dan iOS malah buruk. Mengapa?
Mereka berpendapat, hadirnya BBM di kedua platform itu malah dapat merugikan pendapatan BlackBerry. Beberapa analis pun berpikir demikian.
""Jika seseorang bisa mendapatkan BBM di Android dan iPhone, jadi manfaat apa yang didapat jika memakai ponsel Blackberry?"" tanya salah satu pembaca.
Ditambah lagi, saat ini, fakta menunjukkan banyak pemilik BlackBerry yang juga menggunakan WhatsApp. Sehingga, pengguna BBM tidak punya kebutuhan untuk mencoba BBM di Android maupun iPhone.
Namun, pembaca lain menyambut baik langkah BlackBerry. Fitur BBM di platform lain akan lebih baik karena layanan BBM menggunakan PIN sebagai identitas, bukan nomor ponsel, seperti LINE, WhatsApp, atau lainnya. ""Tentu lebih privat. Dan, selain itu, BBM jauh lebih cepat update,"" katanya.
Sampai saat ini, belum jelas kapan BBM akan ""mendarat"" di perangkat Android dan iOS, dan berapa biaya yang akan dikenakan untuk berlangganan BBM."
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





