News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Bagi Anda yang tinggal dan mengerti Bahasa Vietnam mungkin tidak akan mendengar warga di negara komunis itu mengucap kalimat ""saya cinta kamu"" kepada pasangannya.
Namun bukan berarti mereka tidak mencintai pasangannya, melainkan karena tidak ada padanan untuk kata ""saya"" atau ""kamu"" dalam Bahasa Vietnam. Kantor berita BBC, Kamis 29 Agustus 2013 melansir informasi ini berdasarkan laporan koresponden mereka yang tinggal di Vietnam, Bill Hayton.
Hayton berkisah, warga Vietnam menyapa seseorang berdasarkan usia mereka. Mereka biasa mengucapkan ""anh"" bagi kakak laki-laki, ""chi"" bagi kakak perempuan, ""em"" bagi adik perempuan dan laki-laki, dan masih banyak lagi ekspresi lainnya. Tujuan dari penggunaan istilah itu, tidak lain untuk menghormati orang yang diajak berkomunikasi.
Itu sebabnya apabila Anda bertemu dengan orang Vietnam, mereka dengan cepat akan menanyakan kepada Anda soal usia. Tujuannya supaya bisa berkomunikasi dengan Anda dengan kata sapaan yang tepat.
Berdasarkan laporan Hayton di atas, apabila seseorang menyatakan cintanya, maka makna harafiah ungkapan tersebut dalam Bahasa Vietnam menjadi: ""kakak laki-laki mencintai adik perempuan"". Apabila si perempuan lebih tua, maka menjadi: ""kakak perempuan mencintai adik laki-laki"".
Namun ekspresi itu sangat jarang, karena kendati dari segi usia si perempuan yang lebih tua, namun biasanya mereka lebih suka dipanggil ""em"" atau ""adik perempuan"". Dalam Bahasa Vietnam, ada lebih dari 40 kata ganti yang menjelaskan hubungan di antara individu dan kelompok orang yang berbeda usia dan jabatannya. "
Namun bukan berarti mereka tidak mencintai pasangannya, melainkan karena tidak ada padanan untuk kata ""saya"" atau ""kamu"" dalam Bahasa Vietnam. Kantor berita BBC, Kamis 29 Agustus 2013 melansir informasi ini berdasarkan laporan koresponden mereka yang tinggal di Vietnam, Bill Hayton.
Hayton berkisah, warga Vietnam menyapa seseorang berdasarkan usia mereka. Mereka biasa mengucapkan ""anh"" bagi kakak laki-laki, ""chi"" bagi kakak perempuan, ""em"" bagi adik perempuan dan laki-laki, dan masih banyak lagi ekspresi lainnya. Tujuan dari penggunaan istilah itu, tidak lain untuk menghormati orang yang diajak berkomunikasi.
Itu sebabnya apabila Anda bertemu dengan orang Vietnam, mereka dengan cepat akan menanyakan kepada Anda soal usia. Tujuannya supaya bisa berkomunikasi dengan Anda dengan kata sapaan yang tepat.
Berdasarkan laporan Hayton di atas, apabila seseorang menyatakan cintanya, maka makna harafiah ungkapan tersebut dalam Bahasa Vietnam menjadi: ""kakak laki-laki mencintai adik perempuan"". Apabila si perempuan lebih tua, maka menjadi: ""kakak perempuan mencintai adik laki-laki"".
Namun ekspresi itu sangat jarang, karena kendati dari segi usia si perempuan yang lebih tua, namun biasanya mereka lebih suka dipanggil ""em"" atau ""adik perempuan"". Dalam Bahasa Vietnam, ada lebih dari 40 kata ganti yang menjelaskan hubungan di antara individu dan kelompok orang yang berbeda usia dan jabatannya. "
- 1Kasus Covid-19 Pertama, Masyarakat Jangan Panik
- 2Langit Uni Eropa Haram Diterbangi Boeing 737 Max 8
- 3Emas turun setelah ketegangan AS-Korut berkurang
- 4Satu anak panda mati di kebun binatang nasional di washington:
- 5UNICEF: 1,8 juta anak kekurangan gizi di Yaman
- 6Pengadilan perintahkan Belanda percepat penurunan emisi





