News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
XL Axiata Akan Akuisisi Axis Telekom?
Rabu,2013-04-10,12:28:36
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Industri telekomunikasi tengah diramaikan rumor aksi korporasi Axiata Group Berhad, induk perusahaan XL Axiata yang berkantor di Malaysia, mengakuisisi PT Axis Telekom atau Axis. Dua perusahaan ini memang kinerjanya sangat bagus.
Menurut pengakuan dari seorang sumber anonim yang bekerja di salah satu perusahaan tersebut, rumor tersebut berhembus kencang di internal perusahaan.
Dia memaparkan, Axiata menawarkan ""tukar guling"" kepemilikan seluruh saham Axis dengan 17-19 persen kepemilikan saham Axiata Group Berhad. Namun, langkah itu sulit ditempuh, karena menurut regulasi di Indonesia, satu perusahaan tidak diperbolehkan mempunyai dua merek dagang di bidang yang sama.
Dalam kasus ini, Axiata tidak dibenarkan untuk menjadi satu perusahaan yang menguasai kepemilikan XL dan Axis secara bersamaan. ""Jadi, kemungkinan jalan yang ditempuh adalah merger,"" ungkap sumber, Selasa kemarin.
""... itu hanya spekulasi""
Saat dikonfirmasi, Direktur Commerce XL Joy Wahyudi, langsung membantah dan tidak membenarkan rumor ""panas"" yang sedang ramai diberitakan media massa itu.
""Isu doang itu, nggak benar,"" kata Joy, hari ini, 10 April 2013.
Dia mengaku tidak tahu-menahu sama sekali. Menurutnya, kerja sama dan kemitraan dengan Axis sudah lama terjadi, seperti halnya roaming internasional, dan sebagainya.
""Kalau sampai akuisisi, itu sudah bukan domain saya. Jangan jadi biang gosip lah,"" kilah Joy.
Senada dengan Joy, Anita Avianty, Head of Corporate Communication Axis, pun enggan menanggapi isu itu. Kebijakan perusahaan yang membuatnya tidak bisa menanggapi isu atau rumor, apa pun bentuknya.
""Belum ada official statement yang bisa disampaikan sekarang ini. Itu hanya spekulasi. Harusnya pertanyaan itu lebih tepat ditujukan ke pemegang saham. "" tuturnya."
Menurut pengakuan dari seorang sumber anonim yang bekerja di salah satu perusahaan tersebut, rumor tersebut berhembus kencang di internal perusahaan.
Dia memaparkan, Axiata menawarkan ""tukar guling"" kepemilikan seluruh saham Axis dengan 17-19 persen kepemilikan saham Axiata Group Berhad. Namun, langkah itu sulit ditempuh, karena menurut regulasi di Indonesia, satu perusahaan tidak diperbolehkan mempunyai dua merek dagang di bidang yang sama.
Dalam kasus ini, Axiata tidak dibenarkan untuk menjadi satu perusahaan yang menguasai kepemilikan XL dan Axis secara bersamaan. ""Jadi, kemungkinan jalan yang ditempuh adalah merger,"" ungkap sumber, Selasa kemarin.
""... itu hanya spekulasi""
Saat dikonfirmasi, Direktur Commerce XL Joy Wahyudi, langsung membantah dan tidak membenarkan rumor ""panas"" yang sedang ramai diberitakan media massa itu.
""Isu doang itu, nggak benar,"" kata Joy, hari ini, 10 April 2013.
Dia mengaku tidak tahu-menahu sama sekali. Menurutnya, kerja sama dan kemitraan dengan Axis sudah lama terjadi, seperti halnya roaming internasional, dan sebagainya.
""Kalau sampai akuisisi, itu sudah bukan domain saya. Jangan jadi biang gosip lah,"" kilah Joy.
Senada dengan Joy, Anita Avianty, Head of Corporate Communication Axis, pun enggan menanggapi isu itu. Kebijakan perusahaan yang membuatnya tidak bisa menanggapi isu atau rumor, apa pun bentuknya.
""Belum ada official statement yang bisa disampaikan sekarang ini. Itu hanya spekulasi. Harusnya pertanyaan itu lebih tepat ditujukan ke pemegang saham. "" tuturnya."
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





