News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
"Terungkap, Mengapa Burung Jantan Kehilangan Kelamin"
Sabtu,2013-06-08,08:50:35
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Penelitian terbaru dilakukan oleh tim peneliti dari University of Florida, Amerika Serikat, menyoroti tentang mengapa burung jantan kehilangan kelaminnya ketika berevolusi.
Keadaan itu berbeda dengan unggas lain seperti ayam, kelamin dari hewan itu berkembang secara normal sejak masih berbentuk embrio. Namun, saat dewasa, kelamin telah mengalami vestigiality, atau kehilangan fungsi.
Hilangnya fungsi dari kelamin ayam jantan telah membuat ayam betina memiliki kemampuan mengontrol sistem reproduksinya.
Dalam perkembangannya, BBC melansir, Jumat 7 Juni 2013, genetik dari burung menghentikan tumbuhnya tunas kelamin.
""Penemuan terbaru ini menunjukkan hilangnya kelamin dari burung jantan adalah sebuah aktivitas normal dari program kematian suatu sel kelamin,"" kata Martin Cohn, peneliti dari University of Florida.
Martin menjelaskan, gen yang disebut BMP4 memainkan peran penting dalam proses hilangnya kelamin pada burung jantan. ""Gen BMP4 telah membuat kelamin burung jantan menjadi menyusut,"" ungkap Martin.
Tidak adanya kelamin, membuat burung mengembangkan metode pembuahan tanpa adanya penetrasi. Burung jantan dan betina sama-sama memiliki lubang yang dikenal sebagai kloaka.
""Ketika kloaka itu saling bersentuhan, maka sperma burung jantan akan masuk ke kloaka burung jantan. Hanya dalam waktu kurang dari satu detik sperma itu masuk ke kloaka burung betina,"" jelas Ana Herrera, peneliti dari University of Florida.
Hasil penelitian yang sudah diterbitkan di Jurnal Current Biology ini juga memberikan petunjuk mengenai teka-teki evolusi pada hewan lainnya. Seperti pada ular yang kehilangan anggota tubuhnya.
""Hal ini memungkinkan kita memahami hasil dari sebuah evolusi atau mungkin karena malformasi (kejadian abnormal),"" kata Herrera. "
Keadaan itu berbeda dengan unggas lain seperti ayam, kelamin dari hewan itu berkembang secara normal sejak masih berbentuk embrio. Namun, saat dewasa, kelamin telah mengalami vestigiality, atau kehilangan fungsi.
Hilangnya fungsi dari kelamin ayam jantan telah membuat ayam betina memiliki kemampuan mengontrol sistem reproduksinya.
Dalam perkembangannya, BBC melansir, Jumat 7 Juni 2013, genetik dari burung menghentikan tumbuhnya tunas kelamin.
""Penemuan terbaru ini menunjukkan hilangnya kelamin dari burung jantan adalah sebuah aktivitas normal dari program kematian suatu sel kelamin,"" kata Martin Cohn, peneliti dari University of Florida.
Martin menjelaskan, gen yang disebut BMP4 memainkan peran penting dalam proses hilangnya kelamin pada burung jantan. ""Gen BMP4 telah membuat kelamin burung jantan menjadi menyusut,"" ungkap Martin.
Tidak adanya kelamin, membuat burung mengembangkan metode pembuahan tanpa adanya penetrasi. Burung jantan dan betina sama-sama memiliki lubang yang dikenal sebagai kloaka.
""Ketika kloaka itu saling bersentuhan, maka sperma burung jantan akan masuk ke kloaka burung jantan. Hanya dalam waktu kurang dari satu detik sperma itu masuk ke kloaka burung betina,"" jelas Ana Herrera, peneliti dari University of Florida.
Hasil penelitian yang sudah diterbitkan di Jurnal Current Biology ini juga memberikan petunjuk mengenai teka-teki evolusi pada hewan lainnya. Seperti pada ular yang kehilangan anggota tubuhnya.
""Hal ini memungkinkan kita memahami hasil dari sebuah evolusi atau mungkin karena malformasi (kejadian abnormal),"" kata Herrera. "
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





