News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
"Terjawab, Penyebab Hancurnya Tunguska Adalah Meteor"
Selasa,2013-07-02,11:56:55
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Pagi hari, 30 Juni 1908, bola api raksasa dari luar angkasa menghampiri Bumi, menghancurkan segala materi di hutan Siberia, tepatnya di sekitar sungai Tunguska, hingga radius ratusan kilometer. Bisa dibayangkan situasinya, sangat horor.
Namun, anehnya, selama ini para ilmuwan yang menyelediki tempat itu sama sekali tidak menemukan bukti adanya benda-benda atau fragmen dari ruang angkasa.
Lalu, apakah yang menyebabkan kehancuran itu?
Karena minim bukti, maka pada saat itu tak sedikit ilmuwan menyimpulkan bahwa penyebab kehancuran itu adalah komet.
Tapi, setelah 105 tahun berlalu, misteri itu terungkap. Para ilmuwan menyatakan, panyebab dari peristiwa yang dikenal sebagai Peristiwa Tunguska adalah meteorit. Alasannya?
Tim ilmuwan dari Ukraina, Jerman, dan Amerika Serikat, telah berhasil mengidentifikasikan sisa-sisa ledakan menggunakan tenik mikroskopis, melansir laman The Hindu, 2 Juli 2013.
""Peristiwa Tunguska menjadi kisah yang menarik selama bertahun-tahun, bahkan seabad. Sebab, pada zaman dulu, manusia masih sangat minim ilmu pengetahuan, teknologi juga belum canggih,"" kata Victor Kvasnytsya, dari National Academy of Sciences of Ukraine.
Saat terjadi Peristiwa Tunguska, dia menuturkan, banyak saksi mata yang melihat bola api menuju Bumi dengan kecepatan tinggi. Setelah jatuh, ledakan besar terjadi, meluluhlantakkan pohon-pohon di hutan sampai berserakan.
![]()
""Dari bukti-bukti foto terlihat kekuatan ledakan itu sangat besar, mulai dari batang pohon yang terbelah hingga daun-daun hangus terbakar,"" ujar Kvasnytsya.
Meski ledakan itu disebabkan oleh bola api, tapi tidak ditemukan bukti-bukti keberadaan benda-benda yang berasal dari ruang angkasa. Sehingga, sempat muncul beberapa spekulasi yang menjadi kisah fiksi tentang asal-usul ledakan.
Berkat spektroskopi
Untuk menemukan bukti-bukti ledakan, tim ilmuwan mengumpulkan fragmen-fragmen dengan menggunakan teknik pencitraan baru dan teknik spektroskopi, yakni mengidentifikasi kandungan karbon mineral berlian, Lonsdaleite, dan grafit.
""Akhirnya, kami menemukan kandungan Lonsdaleite. Kandungan yang biasa ditemukan ketika bahan karbon tiba-tiba terkena gelombang kejut dari ledakan,"" kata Kvasnytsya.
""Lonsdaleite sendiri mengandung sulfida, nikel, troilite dan taenite. Bahan-bahan itu biasa ditemukan pada meteorit,"" jelasnya.
Sampel yang ditemukan oleh tim ilmuwan menjawab misteri ledakan di Tunguska. Sementara ini dipastikan bahwa penyebab ledakan raksasa itu adalah meteorit besar.
Bahkan, saking besar ukurannya, para ilmuwan AS yakin ledakan dari Peristiwa Tunguska setara dengan ledakan lima megaton TNT."
Namun, anehnya, selama ini para ilmuwan yang menyelediki tempat itu sama sekali tidak menemukan bukti adanya benda-benda atau fragmen dari ruang angkasa.
Lalu, apakah yang menyebabkan kehancuran itu?
Karena minim bukti, maka pada saat itu tak sedikit ilmuwan menyimpulkan bahwa penyebab kehancuran itu adalah komet.
Tapi, setelah 105 tahun berlalu, misteri itu terungkap. Para ilmuwan menyatakan, panyebab dari peristiwa yang dikenal sebagai Peristiwa Tunguska adalah meteorit. Alasannya?
Tim ilmuwan dari Ukraina, Jerman, dan Amerika Serikat, telah berhasil mengidentifikasikan sisa-sisa ledakan menggunakan tenik mikroskopis, melansir laman The Hindu, 2 Juli 2013.
""Peristiwa Tunguska menjadi kisah yang menarik selama bertahun-tahun, bahkan seabad. Sebab, pada zaman dulu, manusia masih sangat minim ilmu pengetahuan, teknologi juga belum canggih,"" kata Victor Kvasnytsya, dari National Academy of Sciences of Ukraine.
Saat terjadi Peristiwa Tunguska, dia menuturkan, banyak saksi mata yang melihat bola api menuju Bumi dengan kecepatan tinggi. Setelah jatuh, ledakan besar terjadi, meluluhlantakkan pohon-pohon di hutan sampai berserakan.
""Dari bukti-bukti foto terlihat kekuatan ledakan itu sangat besar, mulai dari batang pohon yang terbelah hingga daun-daun hangus terbakar,"" ujar Kvasnytsya.
Meski ledakan itu disebabkan oleh bola api, tapi tidak ditemukan bukti-bukti keberadaan benda-benda yang berasal dari ruang angkasa. Sehingga, sempat muncul beberapa spekulasi yang menjadi kisah fiksi tentang asal-usul ledakan.
Berkat spektroskopi
Untuk menemukan bukti-bukti ledakan, tim ilmuwan mengumpulkan fragmen-fragmen dengan menggunakan teknik pencitraan baru dan teknik spektroskopi, yakni mengidentifikasi kandungan karbon mineral berlian, Lonsdaleite, dan grafit.
""Akhirnya, kami menemukan kandungan Lonsdaleite. Kandungan yang biasa ditemukan ketika bahan karbon tiba-tiba terkena gelombang kejut dari ledakan,"" kata Kvasnytsya.
""Lonsdaleite sendiri mengandung sulfida, nikel, troilite dan taenite. Bahan-bahan itu biasa ditemukan pada meteorit,"" jelasnya.
Sampel yang ditemukan oleh tim ilmuwan menjawab misteri ledakan di Tunguska. Sementara ini dipastikan bahwa penyebab ledakan raksasa itu adalah meteorit besar.
Bahkan, saking besar ukurannya, para ilmuwan AS yakin ledakan dari Peristiwa Tunguska setara dengan ledakan lima megaton TNT."
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





