News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
"Menakjubkan, Jawfish Jantan Jaga Telur di Mulut"
Jumat,2013-04-26,15:01:54
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Biasanya telur-telur ikan selalu dijaga oleh ikan betina. Tapi, kali ini berbeda. Seekor ikan jantan jawfish memiliki tugas untuk melindungi telur-telurnya.
Uniknya, untuk menjaga agar telur benar-benar aman, jawfish jantan memasukkan telurnya ke dalam mulut dan terus dibawa sampai menetas, persis seperti ikan kardinal.
Seperti dilansir Dailymail, 26 April 2013, Jawfish berkepala kuning memang dikenal sebagai hewan mouthbrooder, atau ikan jantan yang bertanggung jawab menjaga telur-telurnya sampai menetas.
Seorang peneliti bawah laut bernama Dr Peter Allison, berhasil mengambil gambar yang luar biasa unik dari jawfish saat melindungi telurnya di dasar laut Kepulauan Cayman, Karibia.
Setelah melakukan penyelaman 18 meter, Allison berhasil melihat jawfish membuka mulut dan terlihat banyak telur di dalamnya.
""Foto telur-telur di mulut jawfish jantan adalah sesuatu yang sangat langka,"" kata Allison.
Untuk mendapatkan foto-foto langka itu, Allison harus menunggu sampai 30 menit dan harus mengikutinya hingga ke kedalaman 52 meter di antara karang-karang.
""Saya harus berenang di sepanjang puing-puing karang untuk mengawasi jawfish jantan itu. Kuncinya, Anda harus berada di posisi yang tepat saat jawfish jantan keluar dari karang dan membuka mulutnya,"" kisah Allison.
Sebagai ikan mouthbrooder, setelah membuahi ikan betina, jawfish jantan akan langsung mengamankan telur-telurnya di dalam mulut dan berjuang sendiri hingga semua telur itu menetas.
Ikan jantan ini bahkan rela tidak makan selama berminggu-minggu guna menjaga telur-telur tetap di dalam mulut. Setelah telur menetas, jawfish jantan akan menghabiskan waktunya untuk mencari makan dan memulihkan diri.
"
Uniknya, untuk menjaga agar telur benar-benar aman, jawfish jantan memasukkan telurnya ke dalam mulut dan terus dibawa sampai menetas, persis seperti ikan kardinal.
Seperti dilansir Dailymail, 26 April 2013, Jawfish berkepala kuning memang dikenal sebagai hewan mouthbrooder, atau ikan jantan yang bertanggung jawab menjaga telur-telurnya sampai menetas.
Seorang peneliti bawah laut bernama Dr Peter Allison, berhasil mengambil gambar yang luar biasa unik dari jawfish saat melindungi telurnya di dasar laut Kepulauan Cayman, Karibia.
Setelah melakukan penyelaman 18 meter, Allison berhasil melihat jawfish membuka mulut dan terlihat banyak telur di dalamnya.
""Foto telur-telur di mulut jawfish jantan adalah sesuatu yang sangat langka,"" kata Allison.
Untuk mendapatkan foto-foto langka itu, Allison harus menunggu sampai 30 menit dan harus mengikutinya hingga ke kedalaman 52 meter di antara karang-karang.
""Saya harus berenang di sepanjang puing-puing karang untuk mengawasi jawfish jantan itu. Kuncinya, Anda harus berada di posisi yang tepat saat jawfish jantan keluar dari karang dan membuka mulutnya,"" kisah Allison.
Sebagai ikan mouthbrooder, setelah membuahi ikan betina, jawfish jantan akan langsung mengamankan telur-telurnya di dalam mulut dan berjuang sendiri hingga semua telur itu menetas.
Ikan jantan ini bahkan rela tidak makan selama berminggu-minggu guna menjaga telur-telur tetap di dalam mulut. Setelah telur menetas, jawfish jantan akan menghabiskan waktunya untuk mencari makan dan memulihkan diri.
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





