News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
iPhone 5 Setrum Pramugari Hingga Tewas
Senin,2013-07-15,16:58:18
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Kejadian menyeramkan terjadi di kota Xinjiang, China. Sebuah perangkat iPhone 5 dilaporkan mengakibatkan pemiliknya tewas tersetrum. Tragedi ini telah memicu kekhawatiran dari keamanan ponsel pintar terlaris besutan Apple itu.
Berdasarkan kronologi, South China Morning Post melansir, 15 Juli 2013, seorang wanita asal China, Ma Ailun (23 tahun), mengambil perangkat iPhone 5 yang sedang di-charge untuk menjawab panggilan telepon.
Ketika sedang asyik berbicara di telepon, wanita yang berprofesi sebagai pramugari di China Southern Airlines tiba-tiba tersengat listrik dari perangkat iPhone 5 yang masih dalam keadaan di-charge hingga tewas di tempat.
Dalam sebuah wawancara, kakak korban, Yuelun mengatakan, keluarga sangat yakin Ma Ailun terbunuh oleh sengatan listrik ketika sedang menelpon.
""Kami sudah menyerahkan iPhone 5 berserta aksesorinya kepada polisi untuk kepentingan penyelidikan,"" kata Yuelun.
Mendengar kabar duka itu, Apple langsung bergerak. Perusahaan raksasa teknologi itu berjanji akan menuntaskan laporan mengenai wanita yang tewas akibat tersengat listrik dari perangkat iPhone 5 yang sedang diisi ulang baterainya.
""Kami sangat sedih mendengar kejadian tragis tersebut dan mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga,"" ujar juru bicara Apple.
""Kami berjanji akan mengusut tuntas kejadian tersebut dengan bekerja sama dengan pihak-pihak berwenang,"" tandasnya.
Kasus ini jadi perhatian dari para ahli terkait penggunaan perangkat elektronik ketika sedang diisi baterainya.
Menurut Johnny Sin Kin-on, professor dari Hong Kong University of Science and Technology, memang ada risiko dari sebuah perangkat elektronik yang sedang dilakukan pengisian baterai, misalnya alat cukur dan ponsel.
""Tapi, saya tidak menghubungkan pernyataan saya dengan kasus yang menimpa warga China itu. Kejadian tersebut perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut,"" ujar Johnny Sin. "
Berdasarkan kronologi, South China Morning Post melansir, 15 Juli 2013, seorang wanita asal China, Ma Ailun (23 tahun), mengambil perangkat iPhone 5 yang sedang di-charge untuk menjawab panggilan telepon.
Ketika sedang asyik berbicara di telepon, wanita yang berprofesi sebagai pramugari di China Southern Airlines tiba-tiba tersengat listrik dari perangkat iPhone 5 yang masih dalam keadaan di-charge hingga tewas di tempat.
Dalam sebuah wawancara, kakak korban, Yuelun mengatakan, keluarga sangat yakin Ma Ailun terbunuh oleh sengatan listrik ketika sedang menelpon.
""Kami sudah menyerahkan iPhone 5 berserta aksesorinya kepada polisi untuk kepentingan penyelidikan,"" kata Yuelun.
Mendengar kabar duka itu, Apple langsung bergerak. Perusahaan raksasa teknologi itu berjanji akan menuntaskan laporan mengenai wanita yang tewas akibat tersengat listrik dari perangkat iPhone 5 yang sedang diisi ulang baterainya.
""Kami sangat sedih mendengar kejadian tragis tersebut dan mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga,"" ujar juru bicara Apple.
""Kami berjanji akan mengusut tuntas kejadian tersebut dengan bekerja sama dengan pihak-pihak berwenang,"" tandasnya.
Kasus ini jadi perhatian dari para ahli terkait penggunaan perangkat elektronik ketika sedang diisi baterainya.
Menurut Johnny Sin Kin-on, professor dari Hong Kong University of Science and Technology, memang ada risiko dari sebuah perangkat elektronik yang sedang dilakukan pengisian baterai, misalnya alat cukur dan ponsel.
""Tapi, saya tidak menghubungkan pernyataan saya dengan kasus yang menimpa warga China itu. Kejadian tersebut perlu dilakukan penyelidikan lebih lanjut,"" ujar Johnny Sin. "
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





