News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Banyak CEO Perusahaan Galau Adopsi Komputasi Awan
Kamis,2013-05-30,09:04:33
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Solusi komputasi awan (Cloud computing) menjadi alternatif pilihan di tengah tantangan dunia teknologi dan informasi yang semakin dinamis.
Tapi, masih banyak perusahaan yang belum bisa menentukan untuk menggunakan solusi public Cloud atau private Cloud.
""Sekarang banyak CEO perusahaan yang masih bingung untuk memilih solusi dari Cloud computing, apakah private atau public Cloud,"" kata Mulia Dewi Karnadi, Country Head Infrastructure Services and Solutions Fujitsu Indonesia, di kantornya, Jakarta, 29 Mei 2013.
Misalnya, dia menjelaskan, untuk memilih penggunaan private Cloud, perusahaan juga harus melihat dari pertumbuhan penjualan perangkat mobile. Saat ini, pertumbuhan bisnis teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) yang paling tinggi adalah perangkat bergerak, seperti ponsel, tablet, dan semacamnya.
""Masih banyak perusahaan yang khawatir akan data rahasia perusahaannya yang bisa diakses melalui perangkat bergerak. Jadi, perusahaan harus benar-benar sudah memilih data-data apa saja yang bisa diakses,"" ujar Mulia Dewi.
Sebelum memberikan layanan Cloud computing, biasanya Fujitsu menjalankan studi terlebih dahulu untuk melihat kebutuhan yang diinginkan perusahaan. Ini bertujuan untuk menentukan perusahaan lebih tepat menggunakan private atau public Cloud.
""Saat ini, pengguna layanan Cloud computing Fujitsu sudah lebih dari 10 perusahaan. Terdiri dari perusahaan Finance Service Industries (FSI), telekomunikasi, publik sektor, dan lainnya,"" kata Mulia Dewi.
Menurut Pungky Sulistyo, Product Manager Server and System Management Infrastructure Service Solution Fujitsu Indonesia, saat ini perusahaan-perusahaan di Indonesia lebih banyak menggunakan solusi private Cloud.
""Tahun ini, kami menargetkan penyerapan private Cloud Fujitsu naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Itu berkaca dari berkembangnya penggunaan Cloud di perusahaan-perusahaan di Indonesia,"" ujar Pungky.
Penggunaan Cloud computing di Tanah Air memang akan menjadi tren di Indonesia. Fujitsu Indonesia sendiri pun mengaku fokus pada tiga lini produk, termasuk big data, virtualisasi, Cloud computing."
Tapi, masih banyak perusahaan yang belum bisa menentukan untuk menggunakan solusi public Cloud atau private Cloud.
""Sekarang banyak CEO perusahaan yang masih bingung untuk memilih solusi dari Cloud computing, apakah private atau public Cloud,"" kata Mulia Dewi Karnadi, Country Head Infrastructure Services and Solutions Fujitsu Indonesia, di kantornya, Jakarta, 29 Mei 2013.
Misalnya, dia menjelaskan, untuk memilih penggunaan private Cloud, perusahaan juga harus melihat dari pertumbuhan penjualan perangkat mobile. Saat ini, pertumbuhan bisnis teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) yang paling tinggi adalah perangkat bergerak, seperti ponsel, tablet, dan semacamnya.
""Masih banyak perusahaan yang khawatir akan data rahasia perusahaannya yang bisa diakses melalui perangkat bergerak. Jadi, perusahaan harus benar-benar sudah memilih data-data apa saja yang bisa diakses,"" ujar Mulia Dewi.
Sebelum memberikan layanan Cloud computing, biasanya Fujitsu menjalankan studi terlebih dahulu untuk melihat kebutuhan yang diinginkan perusahaan. Ini bertujuan untuk menentukan perusahaan lebih tepat menggunakan private atau public Cloud.
""Saat ini, pengguna layanan Cloud computing Fujitsu sudah lebih dari 10 perusahaan. Terdiri dari perusahaan Finance Service Industries (FSI), telekomunikasi, publik sektor, dan lainnya,"" kata Mulia Dewi.
Menurut Pungky Sulistyo, Product Manager Server and System Management Infrastructure Service Solution Fujitsu Indonesia, saat ini perusahaan-perusahaan di Indonesia lebih banyak menggunakan solusi private Cloud.
""Tahun ini, kami menargetkan penyerapan private Cloud Fujitsu naik 50 persen dari tahun sebelumnya. Itu berkaca dari berkembangnya penggunaan Cloud di perusahaan-perusahaan di Indonesia,"" ujar Pungky.
Penggunaan Cloud computing di Tanah Air memang akan menjadi tren di Indonesia. Fujitsu Indonesia sendiri pun mengaku fokus pada tiga lini produk, termasuk big data, virtualisasi, Cloud computing."
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





