News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Bagaimana Hiu Putih Melakukan Proses Kawin?
Sabtu,2013-04-20,08:59:39
(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Sejumlah temuan menempatkan hiu sebagai predator paling mematikan di laut. Salah satu spesies yang paling terkenal dan sangat menakutkan adalah hiu putih.
Meskipun hewan predator ini sering muncul di film-film dan di banyak penelitian. Tapi, apakah Anda tahu hiu putih melakukan proses kawin?
Michael Domeier, Presiden Direktur Marine Conservation Science Institute, dilansir Live Science, Jumat 19 April 2013, mengatakan, hewan yang memiliki nama ilmiah Carcharodon carcharias merupakan hewan predator terbesar di lautan, dan dapat ditemukan di perairan pantai samudera-samudera besar.
Hiu putih dewasa biasanya memiliki tempat khusus untuk berkembang biak, seperti di Pulau Guadalupe di lepas pantai Meksiko.
""Sampai saat ini belum diketahui bagaimana cara hiu putih melakukan kawin. Padahal, ini sangat berguna untuk menambah populasinya yang semakin menurun,"" kata Michael.
Pada kenyataannya, memang banyak ilmuwan yang belum pernah melihat proses kawin hiu putih dan spesies hiu lainnya.
""Mengamati proses kawin hiu putih sangat sulit. Apalagi, hewan ini sangat langka. Selain itu, sangat berbahaya berada di dalam air bersama hiu putih. Keberadaan mereka (hiu putih) sering ditemukan di air yang dingin dan keruh,"" ujar Domeier.
Berdasarkan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa hiu putih akan siap melakukan proses kawin pada usia 15 tahun. Hiu jantan akan memodifikasi organ clasper (sirip panggulnya) untuk menghamili hiu betina.
Dari hasil pengamatan pada spesies hiu lain, peneliti melihat hiu jantan biasanya terlebih dahulu menggigit kepala dan sirip pasangannya, sebelum memasukkan clasper ke kloaka (alat reproduksi hiu betina).
Setelah hiu betina dibuahi, kemudian mereka bermigrasi ke daerah lain selama dua tahun untuk menghabiskan waktu kehamilannya selama 18 bulan. Setelah melahirkan hiu muda dan menjaga selama satu tahun, hiu betina akan kembali ke tempat berkembang biak untuk melakukan proses kawin kembali.
""Sepertinya para hiu-hiu jantan juga akan kembali ke tempat perkembangbiakan untuk kawin. Tempat itu adalah Pulau Guadalupe di lepas pantai Meksiko,"" kata Domeier."
Meskipun hewan predator ini sering muncul di film-film dan di banyak penelitian. Tapi, apakah Anda tahu hiu putih melakukan proses kawin?
Michael Domeier, Presiden Direktur Marine Conservation Science Institute, dilansir Live Science, Jumat 19 April 2013, mengatakan, hewan yang memiliki nama ilmiah Carcharodon carcharias merupakan hewan predator terbesar di lautan, dan dapat ditemukan di perairan pantai samudera-samudera besar.
Hiu putih dewasa biasanya memiliki tempat khusus untuk berkembang biak, seperti di Pulau Guadalupe di lepas pantai Meksiko.
""Sampai saat ini belum diketahui bagaimana cara hiu putih melakukan kawin. Padahal, ini sangat berguna untuk menambah populasinya yang semakin menurun,"" kata Michael.
Pada kenyataannya, memang banyak ilmuwan yang belum pernah melihat proses kawin hiu putih dan spesies hiu lainnya.
""Mengamati proses kawin hiu putih sangat sulit. Apalagi, hewan ini sangat langka. Selain itu, sangat berbahaya berada di dalam air bersama hiu putih. Keberadaan mereka (hiu putih) sering ditemukan di air yang dingin dan keruh,"" ujar Domeier.
Berdasarkan penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa hiu putih akan siap melakukan proses kawin pada usia 15 tahun. Hiu jantan akan memodifikasi organ clasper (sirip panggulnya) untuk menghamili hiu betina.
Dari hasil pengamatan pada spesies hiu lain, peneliti melihat hiu jantan biasanya terlebih dahulu menggigit kepala dan sirip pasangannya, sebelum memasukkan clasper ke kloaka (alat reproduksi hiu betina).
Setelah hiu betina dibuahi, kemudian mereka bermigrasi ke daerah lain selama dua tahun untuk menghabiskan waktu kehamilannya selama 18 bulan. Setelah melahirkan hiu muda dan menjaga selama satu tahun, hiu betina akan kembali ke tempat berkembang biak untuk melakukan proses kawin kembali.
""Sepertinya para hiu-hiu jantan juga akan kembali ke tempat perkembangbiakan untuk kawin. Tempat itu adalah Pulau Guadalupe di lepas pantai Meksiko,"" kata Domeier."
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





