News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

Kekerasan anak
(IANnews.id) (IANNnews) Jakarta - Seorang balita berumur tiga tahun diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tuanya. Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Daddy Hartadi mengatakan, korban bernama Iqbal Saputra yang kini sedang dalam perawatan di RS Koja.
Daddy mengatakan, berawal dari seorang wanita bernama Juliana melihat korban yang ketika itu dibawa seseorang yang mengaku orang tuanya ke Halte Transjakarta Mangga Dua. ''Saksi kasihan melihat korban dan membawanya ke Puskesmas Pademangan,'' kata dia, Jumat (14/3).
Sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (13/3), korban diantar ke Puskesmas dan langsung mendapat perawatan. Namun, ketika diperiksa, seorang dokter yang bernama Zakia Thalib merujuknya untuk berobat ke RS Koja.
Korban dinilai perlu perawatan intensif dari rumah sakit. ''Menurut keterangan dokter, korban mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, sundutan api, luka bekas gigitan dan pembengkakan di alat kelamin, kita duga akibat penganiayaan,'' kata Daddy.
Tidak hanya itu, ketika datang korban dalam keadaan kejang-kejang. Pihak Puskemas lalu melaporkan kejadian ini ke polisi dan mengamankan orang tua korban yang bernama Dadang Supriatna (29 tahun) untuk pemeriksaan.
Daddy mengatakan, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi yang bersangkutan dengan dugaan tindak penganiayaan ini. Kasus tersebut langsung ditangani Polres Jakarta Utara.
Daddy mengatakan, berawal dari seorang wanita bernama Juliana melihat korban yang ketika itu dibawa seseorang yang mengaku orang tuanya ke Halte Transjakarta Mangga Dua. ''Saksi kasihan melihat korban dan membawanya ke Puskesmas Pademangan,'' kata dia, Jumat (14/3).
Sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (13/3), korban diantar ke Puskesmas dan langsung mendapat perawatan. Namun, ketika diperiksa, seorang dokter yang bernama Zakia Thalib merujuknya untuk berobat ke RS Koja.
Korban dinilai perlu perawatan intensif dari rumah sakit. ''Menurut keterangan dokter, korban mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, sundutan api, luka bekas gigitan dan pembengkakan di alat kelamin, kita duga akibat penganiayaan,'' kata Daddy.
Tidak hanya itu, ketika datang korban dalam keadaan kejang-kejang. Pihak Puskemas lalu melaporkan kejadian ini ke polisi dan mengamankan orang tua korban yang bernama Dadang Supriatna (29 tahun) untuk pemeriksaan.
Daddy mengatakan, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi yang bersangkutan dengan dugaan tindak penganiayaan ini. Kasus tersebut langsung ditangani Polres Jakarta Utara.
- 1Sekolah Indonesia di Kuala Lumpur doa bersama jelang UN
- 2Festival "kue bulan" hadir di Jakarta
- 3BI: masyarakat jangan panik berlebihan terhadap pelemahan rupiah
- 4Pemprov DKI suntik modal Jakpro Rp7,7 triliun
- 5PT MRT: mesin bor terowongan tiba di Jakarta
- 6Sys NS sarankan SBY berkiprah di tingkat internasional





