News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
World
Putra Mahkota Saudi Bakal Kunjungi Indonesia
Jumat,2019-02-15,12:55:56
Google
(IANnews.id)
Jakarta - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman ( MBS) dilaporkan bakal mengunjungi Indonesia pada pekan depan.
Diwartakan AFP Kamis (14/2/2019), kunjungan itu merupakan bagian dari tur Asia MBS yang juga meliputi Pakistan, India, dan Malaysia.
Putra mahkota berusia 33 tahun itu dijadwalkan bakal mengunjungi Indonesia selama dua hari, dengan Jakarta tidak memberikan rincian kunjungannya.
Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo mengatakan, MBS bakal sampai di Jakarta pada Senin (18/2/2019). "Kemudian pada Selasa (19/2/2019), beliau bakal bertemu dengan Presiden Joko Widodo," Terangnya
Setelah dari Indonesia, MBS bakal bertolak menuju India. Terakhir kali MBS mengunjungi pada 2017 bersama ayahnya Raja Salman sebagai bagian dari upaya mendapat kesempatan investasi. Pada saat itu, Jakarta dan Riyadh menandatangani kesepakatan antara lain pembiayaan proyek pembangunan terkait infrastruktur hingga perdagangan.
Kemudian kerja sama di sektor minyak dan gas antara Pertamina dengan perusahaan Saudi Aramco yang mencapai Rp 80 triliun. Kunjungan pekan depan itu terjadi di tengah sorotan internasional yang diterima MBS atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
Sumber: Kompas
Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) menyimpulkan pembunuhan Khashoggi pada 2 Oktober 2018 itu diperintahkan langsung oleh MBS. Namun, Gedung Putih memutuskan menolak kesimpulan tersebut dan tak menudingkan jarinya kepada Riyadh.
- 1Kasus Covid-19 Pertama, Masyarakat Jangan Panik
- 2Langit Uni Eropa Haram Diterbangi Boeing 737 Max 8
- 3Emas turun setelah ketegangan AS-Korut berkurang
- 4Satu anak panda mati di kebun binatang nasional di washington:
- 5UNICEF: 1,8 juta anak kekurangan gizi di Yaman
- 6Pengadilan perintahkan Belanda percepat penurunan emisi





