News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

Sejumlah pemain Sriwijaya FC melakukan selebrasi. (ilustrasi)
(IANnews.id) (IANNnews) Palembang - Sriwijaya FC dipastikan tidak akan diperkuat pemain andalanya dalam pertandingan perdana Liga Super Indonesia melawan Persib di Bandung 2 Februari mendatang. Pemain asal Pantai Gading, Lancine Kone masih menderita cedera telapak tangan.
"Kone sempat keluar dari rumah sakit pada Ahad (26/1), tapi kemarin terpaksa masuk lagi karena telapak tangan kanannya masih bengkak dan kelihatan menghitam," kata pelatih Sriwijaya FC Subangkit di Palembang, Selasa.
Ia mengemukakan, cedera yang diderita Kone itu ketika membela klub pada ajang Inter Island Cup melawan Persiba Balikpapan. "Tangan Kone terinjak pemain lain, semula saya mengira tidak terlalu parah tapi setelah kejadian mengalami bengkak yang cukup menggangu karena infeksi," ujarnya.
Lantaran tidak diperkuat pemain andalan tersebut, mantan pelatih Persiwa Wamena ini telah menyiapkan skema yang baru yakni dengan memplot sejumlah pemain muda pada lini depan.
"Penampilan Risky Ramadhan sudah membaik dan sudah layak diberikan kepercayaan untuk masuk tim inti, demikian juga dengan Jeki Arisandi," katanya.
Meski demikian, ia berharap kondisi Kone selambat-lambatnya akan pulih dalam waktu 10 hari ke depan. "Semoga saja Kone sudah bisa main pada laga kedua yakni melawan PBR pada 6 Februari untuk memaksimalkan daya gedor tim," ujarnya.
Sriwijaya FC melakukan perombakan besar-besaran dalam skuat tim musim ini dengan melepas hampir 90 persen pemain lama. Kone sendiri menjadi salah satu pemain rekrutan baru "Laskar Wong Kito".
Meski berbekalkan pemain baru, manajemen klub tetap optimistis akan meraih prestasi terbaik pada musim ini seperti yang dicapai pada musim kompetisi 2011-2012 dengan menjadi juara Liga Super Indonesia.
"Kone sempat keluar dari rumah sakit pada Ahad (26/1), tapi kemarin terpaksa masuk lagi karena telapak tangan kanannya masih bengkak dan kelihatan menghitam," kata pelatih Sriwijaya FC Subangkit di Palembang, Selasa.
Ia mengemukakan, cedera yang diderita Kone itu ketika membela klub pada ajang Inter Island Cup melawan Persiba Balikpapan. "Tangan Kone terinjak pemain lain, semula saya mengira tidak terlalu parah tapi setelah kejadian mengalami bengkak yang cukup menggangu karena infeksi," ujarnya.
Lantaran tidak diperkuat pemain andalan tersebut, mantan pelatih Persiwa Wamena ini telah menyiapkan skema yang baru yakni dengan memplot sejumlah pemain muda pada lini depan.
"Penampilan Risky Ramadhan sudah membaik dan sudah layak diberikan kepercayaan untuk masuk tim inti, demikian juga dengan Jeki Arisandi," katanya.
Meski demikian, ia berharap kondisi Kone selambat-lambatnya akan pulih dalam waktu 10 hari ke depan. "Semoga saja Kone sudah bisa main pada laga kedua yakni melawan PBR pada 6 Februari untuk memaksimalkan daya gedor tim," ujarnya.
Sriwijaya FC melakukan perombakan besar-besaran dalam skuat tim musim ini dengan melepas hampir 90 persen pemain lama. Kone sendiri menjadi salah satu pemain rekrutan baru "Laskar Wong Kito".
Meski berbekalkan pemain baru, manajemen klub tetap optimistis akan meraih prestasi terbaik pada musim ini seperti yang dicapai pada musim kompetisi 2011-2012 dengan menjadi juara Liga Super Indonesia.
- 1Bale Vs Zidane Memanas, Statistik Keduanya Dibandingkan
- 2Timnas U-19 Indonesia kalahkan Thailand 3-0
- 3Lorenzo dan Rossi siap bertarung di `katedral`
- 4Duo Argentina tersangka korupsi FIFA dikurung tahanan rumah
- 5Napoli kontrak kiper Reina dari Bayern Munich
- 6Ruben Loftus-Cheek tidak ciut dengan kritik Mourinho





