News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Musibah banjir yang melanda warga ibukota tahun ini membuat kesedihan tersendiri bagi penyanyi cantik Siti Liza. Setelah dirinya melihat langsung keadaan korban banjir di kawasan Rawa Jati, Jakarta Selatan, Liza mendadak menangis.
Pasalnya artis yang dihujat orang Malaysia ini teringat keluarganya yang terkena musibah banjir lima tahun silam. ""Pertengahan 2007 kami sekeluarga harus berada di atap rumah selama banjir melanda Bekasi, rumah saya hampir terendam,"" ujar Liza ditemui di ""Galang Dana Korban Banjir"" di kawasan Senen, Minggu 19 Januari 2013.
Meski kejadian itu sempat membuat dirinya trauma namun Liza tak mau terus memikirkannya. Baginya, musibah banjir itu menyadarkan dirinya dan warga sekitar lebih peduli akan lingkungan.
""Sempat trauma, tapi akhirnya kita semua sadar banyak sampah yang kurang diperhatikan di dekat rumah saya, itu yang buat banjir saat itu,"" ujarnya.
Dalam acara galang dana tersebut, Liza menggunakan kotak yang terbuat dari kardus berkeliling Atrium Senen untuk meminta sumbangan. Kata Liza, sumbangan tersebut akan diberikannya bersama Forum Musisi Jakarta kepada korban banjir.
""Kemarin waktu kami bawakan makanan dan obat-obatan ternyata kurang, makanya targetnya harus bisa banyak sumbangannya untuk mereka,"" ujarnya."
Pasalnya artis yang dihujat orang Malaysia ini teringat keluarganya yang terkena musibah banjir lima tahun silam. ""Pertengahan 2007 kami sekeluarga harus berada di atap rumah selama banjir melanda Bekasi, rumah saya hampir terendam,"" ujar Liza ditemui di ""Galang Dana Korban Banjir"" di kawasan Senen, Minggu 19 Januari 2013.
Meski kejadian itu sempat membuat dirinya trauma namun Liza tak mau terus memikirkannya. Baginya, musibah banjir itu menyadarkan dirinya dan warga sekitar lebih peduli akan lingkungan.
""Sempat trauma, tapi akhirnya kita semua sadar banyak sampah yang kurang diperhatikan di dekat rumah saya, itu yang buat banjir saat itu,"" ujarnya.
Dalam acara galang dana tersebut, Liza menggunakan kotak yang terbuat dari kardus berkeliling Atrium Senen untuk meminta sumbangan. Kata Liza, sumbangan tersebut akan diberikannya bersama Forum Musisi Jakarta kepada korban banjir.
""Kemarin waktu kami bawakan makanan dan obat-obatan ternyata kurang, makanya targetnya harus bisa banyak sumbangannya untuk mereka,"" ujarnya."





