News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Selain cantik dan sering membintangi sejumlah film layar lebar, bakat akting Tamara Bleszynski layak mendapat acungan jempol. Namun tidak banyak yang tahu, sebelum terjun di dunia hiburan Tamara sempat berprofesi sebagai pelayan restoran.
Tak hanya itu, Tamara juga pernah menjadi koki untuk membantu usaha ayahnya. Menurut ibu dua putra ini, memasak merupakan hobi yang ingin ia seriusi lebih mendalam.
""Bayaran termurah saya waktu itu 2 dolar. Saya juga pernah jadi pelayan di resto Australia, dikasih tip beberapa sen saja karena kebetulan papa saya berkecimpung di restoran dan itu restoran papa saya,"" ujar Tamara saat ditemui di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan.
Layaknya pekerja yang memulai dari nol, artis berdarah Polandia ini juga pernah menjadi kasir dan tukang bersih-bersih di restoran ayahnya. Namun, setelah itu ia memutuskan untuk berhenti dan memulai kariernya sebagai artis.
""Walaupun itu punya papa saya, saya tetap harus ngepel sampai jadi kasir. Kemudian saya berhenti karena banyak kegiatan (syuting setelah itu),"" lanjutnya.
Tamara kini sedang menyelesaikan syuting film terbarunya berjudul Air Terjun Pengantin Phuket. Demi film tersebut, Tamara menolak sejumlah tawaran main sinetron karena terkendala waktu.
""Kemaren saya main sinetron beberapa episode, tapi karena makan waktu, saya mundur. Kalo film kan seminggu bisa selesai,"" tutur wanita berusia 38 tahun itu."
Tak hanya itu, Tamara juga pernah menjadi koki untuk membantu usaha ayahnya. Menurut ibu dua putra ini, memasak merupakan hobi yang ingin ia seriusi lebih mendalam.
""Bayaran termurah saya waktu itu 2 dolar. Saya juga pernah jadi pelayan di resto Australia, dikasih tip beberapa sen saja karena kebetulan papa saya berkecimpung di restoran dan itu restoran papa saya,"" ujar Tamara saat ditemui di Studio Hanggar, Pancoran, Jakarta Selatan.
Layaknya pekerja yang memulai dari nol, artis berdarah Polandia ini juga pernah menjadi kasir dan tukang bersih-bersih di restoran ayahnya. Namun, setelah itu ia memutuskan untuk berhenti dan memulai kariernya sebagai artis.
""Walaupun itu punya papa saya, saya tetap harus ngepel sampai jadi kasir. Kemudian saya berhenti karena banyak kegiatan (syuting setelah itu),"" lanjutnya.
Tamara kini sedang menyelesaikan syuting film terbarunya berjudul Air Terjun Pengantin Phuket. Demi film tersebut, Tamara menolak sejumlah tawaran main sinetron karena terkendala waktu.
""Kemaren saya main sinetron beberapa episode, tapi karena makan waktu, saya mundur. Kalo film kan seminggu bisa selesai,"" tutur wanita berusia 38 tahun itu."





