News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Kutu tak harus melulu hinggap di kepala. Kutu ternyata bisa juga hinggap di organ intim. Kutu pada organ intim ini umumnya disebut dengan kutu kepiting atau crabs. Nama ini diberikan karena penampilan kutu di bawah mikroskop hampir menyerupai kepiting. Dalam bahasa ilmiah, kutu ini dinamai dengan Pediculosis pubis.
Biasanya, tanda-tanda orang terserang kutu organ intim adalah ia sering menggaruk bagian kelamin, karena rasa gatal di malam hari, dan panas di kala siang. Melansir Discovery News, kutu di organ intim sebenarnya telah ada sejak lama, selama ribuan tahun.
Tidak jauh berbeda dengan kepala, kutu di area intim ini juga akan bertelur dan hinggap dalam rambut kemaluan. Oleh karena itu, salah satu cara untuk membasminya, yaitu dengan cara bikini waxing.
Klinik kesehatan seksual di Sydney, Australia, sejak tahun 2008 hingga kini belum melihat adanya pelanggan yang datang dengan kutu di area organ intim. Dan kasus hama ini pun menurun 80 persen semenjak bikini waxing populer.
Sebuah studi 2011 yang diterbitkan jurnal Sex Roles mengungkapkan, 80 persen pria dan wanita usia remaja di AS telah menghilangkan seluruh rambut di orgam intim mereka. Bahkan, kegiatan ini bukanlah hal asing saat ini dan telah menjadi kebiasaan rutin."
Biasanya, tanda-tanda orang terserang kutu organ intim adalah ia sering menggaruk bagian kelamin, karena rasa gatal di malam hari, dan panas di kala siang. Melansir Discovery News, kutu di organ intim sebenarnya telah ada sejak lama, selama ribuan tahun.
Tidak jauh berbeda dengan kepala, kutu di area intim ini juga akan bertelur dan hinggap dalam rambut kemaluan. Oleh karena itu, salah satu cara untuk membasminya, yaitu dengan cara bikini waxing.
Klinik kesehatan seksual di Sydney, Australia, sejak tahun 2008 hingga kini belum melihat adanya pelanggan yang datang dengan kutu di area organ intim. Dan kasus hama ini pun menurun 80 persen semenjak bikini waxing populer.
Sebuah studi 2011 yang diterbitkan jurnal Sex Roles mengungkapkan, 80 persen pria dan wanita usia remaja di AS telah menghilangkan seluruh rambut di orgam intim mereka. Bahkan, kegiatan ini bukanlah hal asing saat ini dan telah menjadi kebiasaan rutin."





