News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

(IANnews.id) "
(IANNnews) Jakarta - Berbagai cara dilakukan Nassar 'KDI' dan Muzdalifah untuk mendapatkan anaknya, Siti Nurjanah yang diculik pada Kamis kemarin di sekolahnya. Salah satunya adalah dengan membuat sayembara.
""Saya bikin sayembara, bagaimana caranya supaya orang itu bisa mengembalikan anak saya. Kita tidak akan mempermasalahkan apapun,"" kata Nassar saat ditemui di kediamannya di bilangan Tangerang.
Dalam sayembara tersebut, pedangdut ini juga berjanji akan memberikan imbalan sesuai dengan keinginan orang yang telah menemukan dan mengembalikan anak tirinya tersebut.
""Saya akan memberikan yang dia inginkan. Seberapa pun,"" janjinya.
Ditambahkan Nassar, ia justru sangat berharap kebaikan hati dari penculiknya. Ia memohon kepada penculik putrinya, agar segera mengembalikan anaknya ke rumah. Ia pun berjanji tak akan membawa masalah ini ke ranah hukum.
""Tidak mau memperpanjang. Buat apa? Kalau memproses, memperpanjang hanya buang waktu, energi, dan sama sekali tidak penting,"" ujarnya."
""Saya bikin sayembara, bagaimana caranya supaya orang itu bisa mengembalikan anak saya. Kita tidak akan mempermasalahkan apapun,"" kata Nassar saat ditemui di kediamannya di bilangan Tangerang.
Dalam sayembara tersebut, pedangdut ini juga berjanji akan memberikan imbalan sesuai dengan keinginan orang yang telah menemukan dan mengembalikan anak tirinya tersebut.
""Saya akan memberikan yang dia inginkan. Seberapa pun,"" janjinya.
Ditambahkan Nassar, ia justru sangat berharap kebaikan hati dari penculiknya. Ia memohon kepada penculik putrinya, agar segera mengembalikan anaknya ke rumah. Ia pun berjanji tak akan membawa masalah ini ke ranah hukum.
""Tidak mau memperpanjang. Buat apa? Kalau memproses, memperpanjang hanya buang waktu, energi, dan sama sekali tidak penting,"" ujarnya."





