- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

Padang - Pebalap sepeda yang berlaga di ajang Tour de
Singkarak (TdS) Agustus 2016 akan melalui rute melewati kota Padang,
Sumatera Barat sebanyak tiga kali etape.
"Ketiga etape tersebut yakni etape lima, enam dan delapan atau
terakhir dalam perlombaan yang telah jadi agenda tahunan pemprov
tersebut," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, Medi
Iswandi, di Padang, Selasa.
Dia menyebutkan untuk etape lima dan enam, kota Padang hanya akan menjadi jalur singgah bagi pebalap.
Etape Lima yang mengambil rute dari Pesisir Selatan menuju Pariaman
akan melewati jalan antara lain Bungus Teluk Kabung - Teluk Bayur -
Mata Air - Thamrin - Bagindo Azis Chan - Sudirman - Khatib Sulaiman -
Prof Hamka -Lubuk Buaya.
Kemudian Etape keenam yang mengambil rute Pariaman ke Solok akan
melewati jalan antara lain Lubuk Buaya - Prof Hamka -Khatib - Sudirman -
Simpang Haru - Marapalam - Lubuk Begalung - Banda Buek - Indarung.
"Khusus etape terakhir atau delapan, akan berputar di kota Padang selama lima kali," tambahnya.
Etape delapan ini akan menempuh rute Bukittinggi hingga Padang
dengan melewati jalan Lubuk Buaya - Hamka - S Parman - Veteran - Pemuda
dan Samudera, berputar sebanyak lima kali dan Finish di Pantai Muaro
Lasak.
"Finish di Muaro Lasak ini menjadi agenda utama pariwisata Padang," ujarnya.
Dalam acara terakhir TdS ini akan disajikan berbagai pergelaran
seni dan budaya Minang, serta suguhan pariwisata mulai dari hamparan
pantai, Tugu Perdamaian dan Menara IORA.
Dia berharap kegiatan TdS ini nantinya dapat membantu Kota Padang mengenalkan lebih jauh pariwisata ke dunia internasional.
Sementara itu salah satu warga yang juga Humas Universitas Andalas,
Eriyanty menyayangkan TdS kali ini tidak lagi melewati kampusnya.
Meskipun demikian dia berharap kegiatan TdS mendatang bisa
memberikan keuntungan bagi Padang dan Sumbar khususnya dalam investasi.
"Setidaknya kota Padang akan semakin punya nama dengan ajang balap sepeda tersebut," ujarnya.
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2016
- 1Bale Vs Zidane Memanas, Statistik Keduanya Dibandingkan
- 2Timnas U-19 Indonesia kalahkan Thailand 3-0
- 3Lorenzo dan Rossi siap bertarung di `katedral`
- 4Duo Argentina tersangka korupsi FIFA dikurung tahanan rumah
- 5Napoli kontrak kiper Reina dari Bayern Munich
- 6Ruben Loftus-Cheek tidak ciut dengan kritik Mourinho





