News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

Petinju FIlipina, Manny Pacquiao.
(IANnews.id) Jakarta - Juara dunia tinju kelas welter WBA dan WBC, Floyd Mayweather Jr, ditantang petinju legendaris Filipina, Manny Pacquiao. Ayah Mayweather Jr, Mayweather Sr, kemudian berkomentar sinis tentang petinju dengan sabuk juara kelas welter WBO tersebut.
Seperti diketahui, pertarungan antara Mayweather dan Pacquiao disebut-sebut bakal menjadi sesuatu yang besar dan menghadirkan banyak uang. Selain itu, pertarungan tersebut juga dinilai pas sebelum kedua petinju mengakhiri kariernya.
Pacquiao, yang awalnya kerap menolak atau tak terpancing untuk menantang Mayweather, belakangan kian gencar melancarkan tantangan. Mayweather Sr mengatakan, hal tersebut dilakukan petinju berusia 35 tahun itu karena sudah kehabisan uang.
"Jika mereka bertarung, Anda tahu apa yang akan terjadi pada Manny. Walaupun sudah menua, putra saya, Floyd, akan merubuhkannya. (Pertarungan) bakal tak seimbang," ujar Floyd Sr, sebagaimana dilansir GMA Network, 8 Oktober 2014.
"Sebelumnya, Pacquiao tak pernah mau melawan Floyd. Kini, dia mau melawan Floyd karena butuh uang. Jika tak bertarung melawan Floyd, dia akan menjadi pria miskin yang dapat Anda temui di jalanan," lanjut pria berusia 61 tahun tersebut.
Mayweather kini belum memiliki lawan tanding berikutnya, usai mengalahkan Marcos Maidana untuk kedua kalinya. Sedangkan Pacquiao bakal melakoni pertarungan dengan petinju Amerika Serikat, Chris Algieri, di The Venetian Macau pada 22 November 2014.
Seperti diketahui, pertarungan antara Mayweather dan Pacquiao disebut-sebut bakal menjadi sesuatu yang besar dan menghadirkan banyak uang. Selain itu, pertarungan tersebut juga dinilai pas sebelum kedua petinju mengakhiri kariernya.
Pacquiao, yang awalnya kerap menolak atau tak terpancing untuk menantang Mayweather, belakangan kian gencar melancarkan tantangan. Mayweather Sr mengatakan, hal tersebut dilakukan petinju berusia 35 tahun itu karena sudah kehabisan uang.
"Jika mereka bertarung, Anda tahu apa yang akan terjadi pada Manny. Walaupun sudah menua, putra saya, Floyd, akan merubuhkannya. (Pertarungan) bakal tak seimbang," ujar Floyd Sr, sebagaimana dilansir GMA Network, 8 Oktober 2014.
"Sebelumnya, Pacquiao tak pernah mau melawan Floyd. Kini, dia mau melawan Floyd karena butuh uang. Jika tak bertarung melawan Floyd, dia akan menjadi pria miskin yang dapat Anda temui di jalanan," lanjut pria berusia 61 tahun tersebut.
Mayweather kini belum memiliki lawan tanding berikutnya, usai mengalahkan Marcos Maidana untuk kedua kalinya. Sedangkan Pacquiao bakal melakoni pertarungan dengan petinju Amerika Serikat, Chris Algieri, di The Venetian Macau pada 22 November 2014.
- 1Bale Vs Zidane Memanas, Statistik Keduanya Dibandingkan
- 2Timnas U-19 Indonesia kalahkan Thailand 3-0
- 3Lorenzo dan Rossi siap bertarung di `katedral`
- 4Duo Argentina tersangka korupsi FIFA dikurung tahanan rumah
- 5Napoli kontrak kiper Reina dari Bayern Munich
- 6Ruben Loftus-Cheek tidak ciut dengan kritik Mourinho





