News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi

Atlet Tinju, Daud Yordan
(IANnews.id) Jakarta - Petinju andalan Indonesia, Daud Yordan
dijadwalkan kembali naik ring untuk menghadapi petinju asal Filipina di
Singapura pada 25 Maret, kata sang promotor pertandingan Raja Sapta
Oktohari.
"Ini pertandingan antara. Rencananya lawan memang dari Filipina. Untuk namanya belum bisa kami umumkan saat ini," kata pria yang akrab dipanggi Okto itu di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, pada pertandingan antara ini Daud Yordan tidak akan bertanding dalam 12 ronde seperti yang selama ini dilakukan, namun hanya delapan ronde saja. Hal tersebut terjadi karena petinju yang akrab dipanggil Cino itu sudah lama tidak bertanding.
Cino yang juga juara tinju kelas ringan (61,2 kg) WBO Asia Pacific ini terakhir naik ring saat menghadapi petinju asal Argentina, Cristian Rafael Coria di Uruguay, 4 Juni 2016 yang lalu dalam perebutan gelar WBA Internasional kelas ringan.
"Proses saat ini sedang berjalan termasuk komunikasi dengan pihak televisi yang bakal menyiapkan secara langsung pertandingannya nanti," kata promotor dari Mahkota Promotion itu.
Dengan mampu merebut gelar WBA internasional, Daud Yordan memang berpeluang untuk menantang juara dunia karena berada di peringkat pertama. Bahkan ada informasi juara dunia kelas ringan WBO Terry Flanagan juga mengajukan tantangan.
"Memang benar tawaran itu ada. Tapi waktunya sangat pendek. Jadi harus ada persiapan. Ini kejuaraan dunia lho!," kata pria yang juga menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) itu.
Okto mengaku setelah melakukan pertandingan antara, pihaknya juga sudah menyiapkan jadwal selanjutnya atau yang disebut dengan pertandingan sesungguhnya untuk Daud Yordan.
"Tiga bulan setelah Maret. Itu pertandingan sesungguhnya," katanya.
Pada pertandingan sesungguhnya itu, bisa saja petinju andalan Indonesia menantang Anthony Crolla, juara dunia kelas ringan WBC, Jorge Linares serta berpeluang naik ke kelas super ringan untuk menantang juara dunia WBA, Ricky Burns.
"Ini pertandingan antara. Rencananya lawan memang dari Filipina. Untuk namanya belum bisa kami umumkan saat ini," kata pria yang akrab dipanggi Okto itu di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, pada pertandingan antara ini Daud Yordan tidak akan bertanding dalam 12 ronde seperti yang selama ini dilakukan, namun hanya delapan ronde saja. Hal tersebut terjadi karena petinju yang akrab dipanggil Cino itu sudah lama tidak bertanding.
Cino yang juga juara tinju kelas ringan (61,2 kg) WBO Asia Pacific ini terakhir naik ring saat menghadapi petinju asal Argentina, Cristian Rafael Coria di Uruguay, 4 Juni 2016 yang lalu dalam perebutan gelar WBA Internasional kelas ringan.
"Proses saat ini sedang berjalan termasuk komunikasi dengan pihak televisi yang bakal menyiapkan secara langsung pertandingannya nanti," kata promotor dari Mahkota Promotion itu.
Dengan mampu merebut gelar WBA internasional, Daud Yordan memang berpeluang untuk menantang juara dunia karena berada di peringkat pertama. Bahkan ada informasi juara dunia kelas ringan WBO Terry Flanagan juga mengajukan tantangan.
"Memang benar tawaran itu ada. Tapi waktunya sangat pendek. Jadi harus ada persiapan. Ini kejuaraan dunia lho!," kata pria yang juga menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (PB ISSI) itu.
Okto mengaku setelah melakukan pertandingan antara, pihaknya juga sudah menyiapkan jadwal selanjutnya atau yang disebut dengan pertandingan sesungguhnya untuk Daud Yordan.
"Tiga bulan setelah Maret. Itu pertandingan sesungguhnya," katanya.
Pada pertandingan sesungguhnya itu, bisa saja petinju andalan Indonesia menantang Anthony Crolla, juara dunia kelas ringan WBC, Jorge Linares serta berpeluang naik ke kelas super ringan untuk menantang juara dunia WBA, Ricky Burns.
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2017
- 1Bale Vs Zidane Memanas, Statistik Keduanya Dibandingkan
- 2Timnas U-19 Indonesia kalahkan Thailand 3-0
- 3Lorenzo dan Rossi siap bertarung di `katedral`
- 4Duo Argentina tersangka korupsi FIFA dikurung tahanan rumah
- 5Napoli kontrak kiper Reina dari Bayern Munich
- 6Ruben Loftus-Cheek tidak ciut dengan kritik Mourinho





