News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Presiden Taiwan Tidak Hadir di KTT APEC Bali
Jumat,2013-09-13,04:09:29
(IANnews.id) "
(IANNnews) Denpasar - Presiden Taiwan, Ma Ying-jeou, dipastikan akan absen dalam pertemuan tingkat tinggi Forum Kerja Sama Asia Pasifik (APEC) yang dihelat pada awal Oktober mendatang. Kehadiran Ma, akan diwakili oleh mantan Wakil Presiden Taiwan, Lien Chan, yang telah menjadi perwakilan dan Kepala Delegasi Taiwan di pertemuan APEC selama lima tahun berturut-turut.
Kepastian absennya Ma disampaikan oleh Direktur Kerjasama Intrakawasan Asia Pasifik, Arto Suryodiputro, dalam pertemuan media yang digelar Jumat 13 September 2013 di ruang Palapa, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat.
""Seluruh pemimpin ekonomi dipastikan hadir, kecuali Taipei (Taiwan) yang diwakili oleh mantan Wakil Presidennya,"" ungkap Artho.
Konfirmasi itu sebelumnya juga sudah disampaikan Ma seperti dikutip laman China Post pada akhir Agustus kemarin. Kepada China Post, dia mengatakan bahwa Daratan China masih menolak kehadiran Taiwan dalam beberapa poin apabila terkait dengan penyelenggaraan acara internasional.
Hal serupa juga terjadi saat APEC dihelat di Bogor pada pertengahan tahun 1994 silam. Saat itu, Kepala Dewan Eksekutif Yuan untuk Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi, Vincent Siew, hadir dan mewakili Presiden Taiwan saat itu, Lee Teng-hui.
Sementara pertemuan yang rencananya digelar di Nusa Dua, Pulau Bali itu akan dihadiri oleh 21 ekonomi anggota APEC, baik Presiden atau Pemimpin pemerintahan. Selain Taiwan, tiga pemimpin negara yang sudah dipastikan hadir adalah Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, Presiden China, Xi Jinping dan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Putin Hadir
Konfirmasi kehadiran Putin disampaikan oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Galuzin. Galuzin mengatakan Putin telah menerima undangan dari Presiden SBY untuk hadir di APEC.
""Presiden Putin sudah dipastikan hadir, karena diundang oleh Presiden SBY. Kami katakan, kami telah menerima undangannya dan memastikan diri hadir di forum tersebut,"" kata Galuzin.
Namun dia belum mau membeberkan berapa banyak delegasi dan pemimpin perusahaan yang ikut dalam rombongan Putin. Forum APEC sendiri akan diadakan tanggal 1-8 Oktober 2013.
Rangkaian acara akan dimulai dengan adanya pertemuan dengan pejabat penting dari ke-21 negara peserta untuk menyimpulkan pertemuan tingkat tinggi (SOM) yang sebelumnya pernah digelar sebanyak tiga kali di waktu terpisah, pertemuan Dewan Penasihat Bisnis APEC (ABAC), forum pertemuan pemimpin perusahaan (APEC CEO Summit) dan ditutup dengan pertemuan para pemimpin negara peserta APEC.
Tahun ini, acara akan mengambil ""Daya Tahan Asia Pasifik Menjadi Mesin Pertumbuhan Global"". Menurut rilis dari Kemlu, tema ini bermakna untuk mewujudkan kawasan Asia-Pasifik yang terus tumbuh kuat, berketahanan, gigih dan cepat pulih dalam menghadapi krisis ekonomi.
Penerjemahan tema APEC tahun 2013 dilakukan melalui tiga prioritas yakni mewujudkan Bogor Goals, mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan merata dan memperkuat konektivitas. "
Kepastian absennya Ma disampaikan oleh Direktur Kerjasama Intrakawasan Asia Pasifik, Arto Suryodiputro, dalam pertemuan media yang digelar Jumat 13 September 2013 di ruang Palapa, Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat.
""Seluruh pemimpin ekonomi dipastikan hadir, kecuali Taipei (Taiwan) yang diwakili oleh mantan Wakil Presidennya,"" ungkap Artho.
Konfirmasi itu sebelumnya juga sudah disampaikan Ma seperti dikutip laman China Post pada akhir Agustus kemarin. Kepada China Post, dia mengatakan bahwa Daratan China masih menolak kehadiran Taiwan dalam beberapa poin apabila terkait dengan penyelenggaraan acara internasional.
Hal serupa juga terjadi saat APEC dihelat di Bogor pada pertengahan tahun 1994 silam. Saat itu, Kepala Dewan Eksekutif Yuan untuk Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi, Vincent Siew, hadir dan mewakili Presiden Taiwan saat itu, Lee Teng-hui.
Sementara pertemuan yang rencananya digelar di Nusa Dua, Pulau Bali itu akan dihadiri oleh 21 ekonomi anggota APEC, baik Presiden atau Pemimpin pemerintahan. Selain Taiwan, tiga pemimpin negara yang sudah dipastikan hadir adalah Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, Presiden China, Xi Jinping dan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Putin Hadir
Konfirmasi kehadiran Putin disampaikan oleh Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhail Galuzin. Galuzin mengatakan Putin telah menerima undangan dari Presiden SBY untuk hadir di APEC.
""Presiden Putin sudah dipastikan hadir, karena diundang oleh Presiden SBY. Kami katakan, kami telah menerima undangannya dan memastikan diri hadir di forum tersebut,"" kata Galuzin.
Namun dia belum mau membeberkan berapa banyak delegasi dan pemimpin perusahaan yang ikut dalam rombongan Putin. Forum APEC sendiri akan diadakan tanggal 1-8 Oktober 2013.
Rangkaian acara akan dimulai dengan adanya pertemuan dengan pejabat penting dari ke-21 negara peserta untuk menyimpulkan pertemuan tingkat tinggi (SOM) yang sebelumnya pernah digelar sebanyak tiga kali di waktu terpisah, pertemuan Dewan Penasihat Bisnis APEC (ABAC), forum pertemuan pemimpin perusahaan (APEC CEO Summit) dan ditutup dengan pertemuan para pemimpin negara peserta APEC.
Tahun ini, acara akan mengambil ""Daya Tahan Asia Pasifik Menjadi Mesin Pertumbuhan Global"". Menurut rilis dari Kemlu, tema ini bermakna untuk mewujudkan kawasan Asia-Pasifik yang terus tumbuh kuat, berketahanan, gigih dan cepat pulih dalam menghadapi krisis ekonomi.
Penerjemahan tema APEC tahun 2013 dilakukan melalui tiga prioritas yakni mewujudkan Bogor Goals, mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan dan merata dan memperkuat konektivitas. "
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





