News Update
- Bali Mau Dibuka, Sandiaga Tampung Usulan Pelaku Wisata
- Potret Jembatan Kaca Tak Biasa di China
- Kota Ini Lekat dengan Tukang Sayur Bermotor CBR-Ninja 250
- Ini Cara Perbaiki Kualitas Tidur Tanpa Konsumsi Obat
- 5 Makanan dan Minuman yang Tak Disarankan untuk Pengidap Bipolar
- Unik, Ada Masjid Full Color di Tengah Perkampungan Garut
- Melihat Mesin Pencetak Uang Kuno di Galeri Museum Peruri
- Bangkit Lagi, Hotel Bandung dan Saung Angklung Udjo Lakukan Kolaborasi
Pemprov DKI suntik modal Jakpro Rp7,7 triliun
Rabu,2015-06-24,09:06:38

(IANnews.id) Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memberikan suntikan dana sebesar Rp7,7 triliun sebagai Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro) pada tahun ini.
"Suntikan modal yang mencapai Rp7,7 triliun itu akan kita ajukan di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan DKI Jakarta 2015," kata Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu.
Menurut dia, suntikan modal tersebut diberikan mengingat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI itu akan merealisasikan beberapa proyek besar pada tahun ini, sehingga membutuhkan dana dalam jumlah banyak.
"Tahun ini, mereka (Jakpro) akan mengerjakan sejumlah proyek yang terbilang besar, sehingga butuh dana yang tidak sedikit. Nilai investasi proyek yang akan dikerjakan kira-kira mencapai Rp7,7 triliun," ujar Basuki.
Dia menuturkan sejumlah program yang akan direalisasikan oleh Jakpro, antara lain pembangunan rumah susun (rusun) sebanyak 13.000 unit, pembangunan wisma atlet, pembangunan incenerator PLTG.
"Selain itu, Jakpro akan melakukan akuisisi terhadap perusahaan yang potensial. Kemudian, Jakpro juga berencana melakukan pelimpahan beberapa BUMD untuk bergabung bersama Jakpro," tutur Basuki.
Dengan adanya suntikan modal sebesar itu, dia mengharapkan agar PT Jakpro dapat terus mengembangkan usahanya, sehingga pada 2018 mendatang sudah mampu membentuk holding company, seperti perusahaan investasi milik Pemerintah Singapura, yakni Temasek Holdings.
Lebih lanjut, dia pun menginginkan agar ke depannya jajaran direksi PT Jakpro dipilih melalui hasil seleksi yang terbaik, sehingga dapat bekerja secara lebih profesional sekaligus mampu memberikan hasil yang terbaik.
"Target saya, minimal pada tahun 2018 nanti Jakpro bisa go public. Direksi dan pegawainya harus merupakan orang-orang terbaik, sehingga dapat bekerja bersama-sama dengan lebih profesional," ungkap Basuki.
"Suntikan modal yang mencapai Rp7,7 triliun itu akan kita ajukan di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan DKI Jakarta 2015," kata Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu.
Menurut dia, suntikan modal tersebut diberikan mengingat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI itu akan merealisasikan beberapa proyek besar pada tahun ini, sehingga membutuhkan dana dalam jumlah banyak.
"Tahun ini, mereka (Jakpro) akan mengerjakan sejumlah proyek yang terbilang besar, sehingga butuh dana yang tidak sedikit. Nilai investasi proyek yang akan dikerjakan kira-kira mencapai Rp7,7 triliun," ujar Basuki.
Dia menuturkan sejumlah program yang akan direalisasikan oleh Jakpro, antara lain pembangunan rumah susun (rusun) sebanyak 13.000 unit, pembangunan wisma atlet, pembangunan incenerator PLTG.
"Selain itu, Jakpro akan melakukan akuisisi terhadap perusahaan yang potensial. Kemudian, Jakpro juga berencana melakukan pelimpahan beberapa BUMD untuk bergabung bersama Jakpro," tutur Basuki.
Dengan adanya suntikan modal sebesar itu, dia mengharapkan agar PT Jakpro dapat terus mengembangkan usahanya, sehingga pada 2018 mendatang sudah mampu membentuk holding company, seperti perusahaan investasi milik Pemerintah Singapura, yakni Temasek Holdings.
Lebih lanjut, dia pun menginginkan agar ke depannya jajaran direksi PT Jakpro dipilih melalui hasil seleksi yang terbaik, sehingga dapat bekerja secara lebih profesional sekaligus mampu memberikan hasil yang terbaik.
"Target saya, minimal pada tahun 2018 nanti Jakpro bisa go public. Direksi dan pegawainya harus merupakan orang-orang terbaik, sehingga dapat bekerja bersama-sama dengan lebih profesional," ungkap Basuki.
- 1Toyota Akhirnya Pamer C-HR, Si Penantang Honda HR-V
- 2Lulusan SD Ini Raih Puluhan Juta dari Jual Boneka
- 3Ancaman Serangan Militer Suriah Dorong Harga Emas Naik
- 4Istaka Yakin Jalan Layang Casablanca Rampung Oktober
- 5Harga Minyak Jatuh Karena Kekhawatiran atas Suriah Berkurang
- 6Upah Minimum 2014 Mengacu Dewan Pengupahan





